Guru Berharap Penguatan Sistem Supervisi Akademik
Peringatan Hari Guru tahun ini kembali menjadi ruang refleksi bagi para pendidik mengenai pentingnya supervisi akademik yang efektif di sekolah. Banyak guru menilai bahwa supervisi yang kuat dan terstruktur sangat diperlukan untuk membantu mereka meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. Supervisi tidak hanya dipahami sebagai proses penilaian, tetapi sebagai pendampingan profesional yang memberikan arahan, umpan balik, dan ruang untuk terus berkembang.
Selama beberapa tahun terakhir, sejumlah guru mengungkapkan bahwa pelaksanaan supervisi di banyak sekolah masih belum optimal. Beberapa di antaranya menyebut bahwa supervisi sering kali berlangsung formalitas dan tidak disertai tindak lanjut yang jelas. Kondisi ini menyebabkan supervisi belum mampu berfungsi sebagai sarana peningkatan mutu pembelajaran secara nyata. Guru berharap adanya perubahan agar supervisi lebih dialogis dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
Selain itu, guru juga menyoroti pentingnya kompetensi para supervisor, baik kepala sekolah maupun pengawas. Supervisi yang efektif hanya dapat terjadi jika supervisor memahami pedagogi, metodologi pembelajaran, serta dinamika kelas secara mendalam. Tanpa pemahaman tersebut, supervisi berpotensi menjadi kegiatan administratif semata yang jauh dari kebutuhan nyata guru di lapangan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas supervisor menjadi kebutuhan mendesak.
Para guru juga menekankan perlunya supervisi yang bersifat kolaboratif. Pendekatan ini memungkinkan guru dan supervisor berdiskusi terbuka mengenai strategi pembelajaran, tantangan yang dihadapi, serta solusi yang mungkin dilakukan. Dengan supervisi yang kolaboratif, guru merasa lebih dihargai karena pendapat mereka didengar, sementara hasil supervisi menjadi lebih relevan untuk implementasi di kelas.
Pada akhirnya, penguatan sistem supervisi akademik diharapkan dapat menjadi fokus kebijakan pendidikan ke depan. Dukungan teknologi, pelatihan berkelanjutan, serta mekanisme tindak lanjut yang konsisten dinilai sebagai kunci untuk membangun supervisi yang bermutu. Melalui penguatan sistem ini, guru berharap proses pembelajaran di sekolah dapat berkembang lebih profesional sehingga kualitas pendidikan nasional semakin meningkat.
Penulis: Wasis Soeprapto
Ediotor: Arika Rahmania
Sumber: AI