Anak Perlu Dibekali Pengetahuan Dasar Menghadapi Bencana
Anak-anak termasuk kelompok yang rentan saat bencana terjadi. Kurangnya
pengetahuan membuat mereka mudah panik dan kebingungan. Oleh karena itu,
literasi kebencanaan sejak dini menjadi sangat penting. Anak perlu dibekali
pengetahuan dasar tentang apa yang harus dilakukan. Pengetahuan ini membantu
anak bertindak lebih aman. Risiko cedera dan trauma dapat dikurangi.
Pengenalan kebencanaan dapat dimulai dari hal yang sederhana. Anak diajak
mengenal jenis bencana melalui gambar dan cerita. Media visual membantu anak
memahami informasi dengan lebih baik. Cerita tentang tokoh yang berhasil
selamat dari bencana dapat menjadi inspirasi. Anak belajar tanpa merasa takut.
Pendekatan ini membuat pembelajaran lebih menyenangkan.
Selain pengetahuan, anak juga perlu dilatih keterampilan sederhana.
Misalnya cara berlindung saat gempa atau menghindari area berbahaya. Latihan
ini dapat dilakukan secara bertahap. Guru dan orang tua harus memberikan contoh
yang baik. Anak cenderung meniru perilaku orang dewasa. Oleh karena itu, sikap
tenang sangat penting.
Literasi kebencanaan juga membentuk sikap peduli terhadap lingkungan. Anak
belajar bahwa bencana sering dipicu oleh kerusakan lingkungan. Misalnya banjir
akibat sampah yang menyumbat saluran air. Dengan pemahaman ini, anak terdorong
menjaga kebersihan. Sikap tanggung jawab mulai tumbuh sejak dini. Pendidikan
kebencanaan turut membentuk karakter.
Upaya ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Sekolah, keluarga, dan
pemerintah harus bekerja sama. Program literasi kebencanaan perlu dirancang
secara berkelanjutan. Anak adalah investasi masa depan bangsa. Membekali mereka
dengan pengetahuan kebencanaan adalah langkah bijak. Keselamatan anak harus
menjadi prioritas utama.
Editor: Alifatul Hidayah