Akhlak Rasulullah Menjadi Pondasi Peradaban Kampus Berkelanjutan
Sumber Gambar. Homecare24.id
Akhlak Rasulullah SAW menjadi pondasi utama dalam membangun peradaban kampus yang berkelanjutan, beradab, dan bermartabat. Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat, perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan inovasi, tetapi juga menjaga nilai-nilai moral sebagai arah pembangunan peradaban akademik.
Al-Qur’an menegaskan bahwa Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam membangun peradaban manusia. Allah SWT berfirman, “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu” (QS. Al-Ahzab: 21). Keteladanan ini menjadi landasan kuat bagi kampus dalam menanamkan nilai akhlak mulia sebagai ruh pendidikan tinggi.
Rasulullah SAW menegaskan bahwa inti dari risalah Islam adalah pembentukan akhlak. Dalam sebuah hadis disebutkan, “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia” (HR. Al-Bukhari). Nilai-nilai seperti kejujuran, amanah, keadilan, kerja sama, dan kepedulian sosial menjadi pilar penting dalam menciptakan budaya kampus yang berkelanjutan.
Peradaban kampus yang berlandaskan akhlak Rasulullah mendorong terwujudnya integritas akademik, etika penelitian, serta tanggung jawab sosial perguruan tinggi. Mahasiswa dan dosen tidak hanya berperan sebagai pencari dan pengembang ilmu, tetapi juga sebagai penjaga nilai kemanusiaan dan keberlanjutan sosial.
Kajian internasional menegaskan bahwa pendidikan tinggi yang mengintegrasikan nilai karakter, kesejahteraan kognitif, dan tanggung jawab moral berkontribusi signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan dan kualitas peradaban manusia. Pendidikan berbasis nilai menjadi fondasi penting dalam membangun institusi pendidikan yang berkelanjutan dan berdaya saing global (OECD, 2021).
Referensi
Al-Qur’an al-Karim. QS. Al-Ahzab: 21.
Al-Bukhari, M. I. Ṣaḥīḥ al-Bukhārī. Beirut: Dār Ibn Kathīr.
OECD. (2021). Beyond Academic Learning: First Results from the Survey of Social and Emotional Skills. Paris: OECD Publishing.
Penulis : Wasis Suprapto
Editor : Naela Zulianti Ashlah