Keluarga memiliki peran strategis dalam mengurangi konsumsi makanan tidak sehat. Lingkungan rumah menentukan pilihan makanan anak. Anak cenderung mengonsumsi makanan yang tersedia. Oleh karena itu, pengendalian dimulai dari rumah.Orang tua
Selengkapnya »»
Keluarga memiliki tanggung jawab penting dalam mengatur jadwal makan anak. Jadwal makan yang teratur membantu menjaga keseimbangan energi tubuh. Anak belajar mengenali waktu makan yang tepat. Kebiasaan ini mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Selengkapnya »»
Konsistensi keluarga merupakan kunci keberhasilan membangun pola makan sehat. Kebiasaan yang dilakukan secara terus-menerus lebih mudah diterima anak.
Selengkapnya »»
Preferensi makanan anak terbentuk dari kebiasaan keluarga. Anak cenderung menyukai makanan yang sering dikonsumsi di rumah. Lingkungan keluarga menjadi faktor utama pembentuk selera. Oleh karena itu, kebiasaan keluarga sangat berpengaruh.Ke
Selengkapnya »»
Ayah memiliki peran penting dalam mendukung kebiasaan makan sehat anak. Dukungan ayah memperkuat pesan yang diberikan ibu. Kehadiran ayah menciptakan keseimbangan dalam keluarga. Hal ini berdampak pada pembentukan kebiasaan anak.Ayah dapat
Selengkapnya »»
Ibu sering menjadi tokoh utama dalam pengelolaan makanan keluarga. Perannya sangat penting dalam menentukan menu harian. Pemilihan bahan makanan berpengaruh terhadap kualitas gizi. Oleh karena itu, peran ibu sangat strategis.Ibu berperan da
Selengkapnya »»